Jika Tim Yustitisi Kampar 'Mandul' Masyarakat Desa Kualu Mampu Membakar Tempat Esek-esek, Yakinlah.!!

  • Red
  • 29 Juni 2026, 11:38:00 WIB
  • Daerah
SHARE 

Berkabar Nusa (Kampar) -  Sempat viral dan akan dilakukan penertiban oleh Pemda Kampar, namun warung remang-remang tetap beroperasi sebagaimana sebelumnya, sehingga aparat penegak hukum di nilai tidak berdaya.

‎Aktifitas yang menyediakan minuman keras dan wanita penghibur ini menghiasi malam di sepanjang Jalan Kubang Raya tepatnya  Desa akualu dan teluk Kenidai.

‎Dentuman musik yang membuat kebisingan di tengah-tengah masyarakat yang langsung berdekatan membuat rusaknya akhlaq anak-anak dikawasan itu, karena melihat dan mendengar kan musik yang sampai tengah malam bahkan menjelang subuh.

‎Apakah Sat Pol PP serius dalam menangani penyakit masyarakat ini,atau hanya melepaskan pertanyaan dari wartawan saja?tentu saja jawabannya kita harapkan dari yang pemegang kebijakan yakni Bupati Kampar, Ahmad Yuzar melalui Sat pol PP Kampar.

‎Pretisi Hukum Tony Chaniago SH kepada awak media Senin (29/06/2026) menjelaskan bahwa )Pemda Kampar tidak boleh diam apalagi kalah oleh aktivitas yang sangat tidak pantas di tengah tengah masyarakat.

‎Kata Tony Chaniago yang juga lawyer ini meminta kepada pemerintah daerah agar sekiranya membumi hanguskan warung tersebut apalagi berdiri di bahu jalan, artinya itu bangunan ilegal dan digunakan untuk berbuat maksiat.

‎‎"Pemda Kampar terkenal dengan sebutan serambi Mekkah Riau, tapi sekarang setiap kali orang dari berbagai daerah melewati Kubang selalu menepuk jidat karena menilai sungguh tidak pantas serambi Mekkah Riau di selipkan kepada Kabupaten Kampar, jika hal seperti ini di biarkan begitu saja" ucap pengurus Karang Taruna Kecamatan Tambang ini.

‎Sebelumnya Kasat Pol PP Kampar Yorin mengatakan akan segera melakukan tindakan, namun sampai detik ini belum ada action apapun, padahal dulu ketika beliau dulu menjabat Plt Camat Tambang sudah berkali-kali mendatangi lokasi warung remang-remang tersebut, namun sampai saat ini belum ada pembongkaran.

‎Sementara itu Kadus III Desa Kualu Heri Purwanto sudah mendatangi perumahan Gaza yang merupakan  berdampak langsung atas aktivitas tersebut dan meminta warga untuk tidak melakukan tindakan apapun, dan biarkan pemerintah yang akan bertindak.

‎"Kalau Pemerintah tidak bertindak maka jangan salahkan warga yang akan bertindak anarkis, karena sebelumnya dulu sudah pernah di bakar warga," Kata Rio Ketua Perumahan Gaza Al Hadi RT 08 Desa Kualu.***

 

Editor : Red

SHARE

Berita Terkait