Kepsek SMPN 7 Tambang Diduga Dukung Penuh Usaha Komite Sengsarakan Orangtua Siswa, Modus Seragam
- Red
- 05 Agustus 2026, 22:34:00 WIB
- Pendidikan
Berkabar Nusa (Kampar) - Bupati Ahmad Yuzar saat ini lagi sibuk memikirkan isu dugaan bini muda, sehingga persoalan di dunia pendidikan diabaikan. Salah satu contoh, dimana kepsek SMPN 7 Tambang, Nelly diduga mendukung keras pengadaan baju seragam sekolah dengan komite.
Begitu juga dengan pihak dinas Pendidikan Kabupaten Kampar yang dinilai tutup mata atas kesengsaraan atas bisnis markup baju seragam. Dimana, informasi yang di peroleh Kepala Sekolah merupakan 'anak emas' kadisdik.
Diperparah, baju seragam spontan berganti warna, sehingga seragam lama tidak bisa dimanfaatkan " Anak kami diukur disekolah dan diarahkan ke salah satu penjahit, harga mahal bahannya juga sangat tidal layak," kata beberapa orangtua siswa kepada berkabarnusa.com.
Dikatakannya, jika akan makan janganlah kami sebagai orangtua yang hanya untuk makan sehari_hari saja susah, jangan kami dijadikan ladang bisnis kepsek dan juga komite '' Kami ini tidak semua mampu, kami kalau baju hingga jutaan itu sangat membebani kami/" katanya.
Menurut orangtua siswa, jika Kepsek NELLY tidak mengetahui bisnis itu boho sebab saat mengukur di sekolah itu ada beliau" padahal sudah jelas, Disdik sudah melarang untuk tidak melaksanakan aktifitas pengadaan seragam sekolah di sekolah, komite fan kepsek juga tidak boleh terlibat," ucapnya.
Terkait dengan hal ini, berkabarnusa.com akan coba konfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, jika ada unsur pungli atau pidananya tidak menutup kemungkinan hal ini akan dibawa keranah hukum jika, ada ditemukan unsur kesengsaraan.** tim



