Duit Dugaan Pungli SPMB dan Pengadaan Seragam SMAN 5 Tapung Diduga Dibekingi Disdik, Fakta Disdik Bungkam Dikonfirmasi Awak Media.!!
- Red
- 20 Agustus 2026, 20:54:00 WIB
- Pendidikan
Berkabar Nusa (Kampar) - Dugaan Pungli pengadaan seragam dan SPMB di SMAN 5 Tapung Diduga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Hal itu fakta saat dikonfirmasi melalui nomor Kacab Disdik Provinsi Riau Wilayah Kampar, begitu juga dengan Kasubag Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kiki lebih memilih bungkam.
Padahal dugaan pungli SMAN 5 Tapung ini sudah membuat resah, dan banyak orangtua menjadi korban. Baik di bagian SPMB maupun di Pengadaan Seragam.
Ada orang sangat miskin saksi hidup dimana saat ini anaknya putus sekolah, lantaran diminta Rp3 juta jika mau di terima sekolah di SMAN 5 Tapung ini.
Padahal orang susah ini tinggal di rumah kayu, dan orangtuanya juga kerja serabutan. Padahal Kartu Keluarga dan domisili anak yang terlantar ini juga tidak jauh dari sekolah.
" Saya dimintai uang, kami tidak punya uang. Terpaksa anak saya tidak bisa sekolah. Sedihlah pokoknya," kata salah satu orangtua.
Padahal ada anak yang bukan orang asal tempatan dia lolos lantaran bayar hingga Rp 6 juta, sama pihak panitia.
Begitu juga dengan pengadaan seragam pihak sekolah dengan modus Dugaan menyuruh orang lain yang tidak ada hubungan dengan sekolah diketahui bernama Lamhot untuk menagih uang seragam kepada orangtua siswa.
Dan mereka melakukan pengukuran di sekolah dan menegaskan orangtua untuk menbayat sesuai jumlah baju.
Harga yang ditetapkan juga fantastis, tentu mark up sangat tinggi ketimbang dari harga normal yang ada di jahitan.
JUMAT BESOK TITIK KUMPUL DI BRI PANAM KEPSEK BOYONG PULUHAN GURU HILING-HILING, ASIK.!!
Informasi dari orangtua,bahwa Jumat besok tanggal 21 Agustus 2026 Kepala Sekolah SMAN 5 Tapung Kamaruddin, M.Pd begitu juga dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau diduga merestui kepergian paraguru_guru.
Kecurigaan Dugaan Pungli kian kuat, paraguru ini berangkat juga tidak ada moment yang tepat
Namun Dugaan ini, dana pungli yang memfasilitasi keberangkatan guru_guru tersebut.
Terkait dengan hal ini, tokoh masyarakat akan melaporkan Kamaruddin, M.Pd selaku kepsek SMAN 5 Tapung secara Dinas maupun secara hukum, atas dugaan pungli seragam dan juga SPMB.
Siapa dibalik keberanian Kepsek SMAN 5 Tapung Kamaruddin, M.Pd, melangkah begitu nekat dan memgangkangi himbau Gubernur Riau SF Haryanto. Tanda tanya, apakah Kamaruddin, M.Pd orang dekat Gubernur Riau, Kadisdik atau ada yang membekinginya.
Terkait hal ini berkabarnusa.com akan telusuri dugaan beking kepsek, ataukah Kacab selaku punya wilayah--- mari bersama kita kawan dan ungkap.** bersambung.



